Young people the “backbone” of the bilateral relationship

Posted on 13 November, 2013

Kind words from Vice President Boediono, speaking in Perth earlier this week:

“Tidak boleh diombang-ambingkan hanya karena peristiwa yang terjadi dalam satu atau dua hari, karena tidak mungkin kita pindah rumah. You can choose your friends, but you can not choose your neighbours. Be good to each other,” ucap Wapres Boediono saat bertemu masyarakat Indonesia di Aula Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Perth, Senin (11/11).

Wapres meminta agar generasi muda menjadi tulang punggung hubungan antar dua negara. Ia juga memuji inisiatif para pemuda dan pemudi Australia dan Indonesia yang tergabung dalam Australia-Indonesia Youth Association.

The Vice President is in Canberra today, where he met with Opposition Leader Bill Shorten, and Prime Minister Tony Abbott, where the pair officially launched the Australia-Indonesia Centre, to be hosted by Monash University.

Seremoni peresmian pusat studi Australia-Indonesia merupakan realisasi dari pernyataan Abbott saat berkunjung ke Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Deputi Seswapres bidang Politik Dewi Fortuna Anwar mengatakan tujuan pusat studi Australia-Indonesia untuk meningkatkan minat dan pemahaman mahasiswa Australia terhadap Indonesia.