Eastern Indonesia

Selamat datang di Australia Indonesia Youth Association (AIYA) Indonesia Timur! AIYA Indonesia Timur adalah organisasi kepemudaan non-pemerintah yang dijalankan oleh pemuda-pemudi Indonesia dan Australia untuk menciptakan hubungan yang lebih baik antara kedua negara.

Pada tahun 2014 sampai 2016, cabang ini terletak di Nusa Tenggara Timur, tetapi sekarang berkembang ke wilayah Indonesia Timur yang lebih luas, ini berarti bahwa pada tahun 2017 AIYA akan hadir di Kupang, Timor Barat dan Makassar, Sulawesi Selatan. Perubahan ini terjadi setelah AIYA diminta membuat AIYA di Sulawesi Selatan berkat pembukaan Konsulat Jenderal Australia yang baru dan Program Pertukaran Pemuda Australia-Indonesia (AIYEP) di Makassar.

Kami berharap bahwa perluasan ini akan memberi orang-orang Indonesia Timur dan Australia platform yang lebih kuat untuk saling terlibat pada masa depan. Kami sangat senang bisa mengumpulkan pemuda-pemudi yang bersemangat dan bertalenta untuk bekerja keras mengembangkan sebuah organisasi yang berpotensi menjembatani para pekerja seni, wisatawan, pelaku bisnis, universitas dan pemuda dari Australia dan Indonesia.

Silakan ikut pada Sosial Media kami untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai acara, kesempatan, dan aktivitas pemuda Australia dan Indonesia di Indonesia Timur!

AIYA Eastern Indonesia is a non-government organisation run by both Australian and Indonesian young professionals in aims to strengthen the relationship between the two countries.

Previously known as the Nusa Tenggara Timur chapter in August 2014, the chapter is expanded to the broader Easter Indonesia area, meaning that in 2017 AIYA will have a presence in Kupang, West Timor and Makassar, South Sulawesi. This change has come after AIYA received calls to establish a chapter in South Sulawesi thanks to the opening of a new Australian Consulate General and the recent Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) in Makassar.

We hope that this expansion will provide Eastern Indonesians and Australians with a stronger platform to engage with one another in the future. We hope to build a strong network of students, volunteers and young professionals who can encourage, learn from and support one another to become the next generation of leaders in the Australia-Indonesia relationship.

Please ‘like’ our social media links for the latest updates on events, opportunities and activities for young Indonesians and Australia in Eastern Indonesia!

Twitter: @aiya_eastindo

Instagram: @aiya.eastindo 

Facebook: Australia Indonesia Youth Association – Eastern Indonesia

Chapter Executive – South Sulawesi

Mentari Rahman – South Sulawesi Committee President

Mentari meraih gelar Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Selama masa studinya di Yogyakarta, Mentari juga menjadi relawan pada berbagai kegiatan HIV, bantuan bencana, pariwisata berkelanjutan, dan pemberdayaan pemuda. Semangat Mentari untuk membantu orang lain membuatnya bekerja di sebuah LSM di Makassar. Selain itu, keterlibatan Mentari sebagai sukarelawan di ACICIS dan AIYEP, serta ketertarikannya pada kontak awal antara Makassar dan Australia Utara telah mendorongnya untuk mendirikan AIYA Indonesia Timur di Makassar untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Sebagai pendiri, Mentari juga memperkenalkan sebuah organisasi kewirausahaan mahasiswa Australia, Intellectual Property, Innovation, and Technology Society (IPITS), ke Makassar dan Indonesia. Mentari berharap agar inisiasi seperti AIYA dan IPITS akan membantu perekonomian Makassar dengan meningkatkan pariwisata lokal, studi, perdagangan, dan investasi. Seluruh faktor-faktor penting tersebut akan membantu meningkatkan reputasi kampung halamannya di skala internasional. 

Email dia ke easternindonesia@aiya.org.au

Mentari holds a Bachelor’s degree in communication from Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). During her undergraduate studies in Yogyakarta, Mentari also volunteered in HIV, disaster relief, sustainable tourism, and youth development. Mentari’s passion for helping others has drawn her to work in a non-for-profit organisation in Makassar. Furthermore, Mentari’s involvement as a volunteer for the ACICIS and AIYEP, as well as her interest in early contact between Makassar and Northern Australia prompted her to establish an AIYA Eastern Indonesia in Makassar to strengthen the bilateral relationship between the two countries. As a co-founder, Mentari also introduced an entrepreneurial Australian student organisation, the Intellectual Property, Innovation, and Technology Society (IPITS), to Makassar and Indonesia.  Mentari hopes that initiatives such as AIYA and IPITS will help drive Makassar’s economy by increasing local tourism, study, trade, and private investment. These key factors will serve in launching her hometown’s reputation on the international stage.

Email her at easternindonesia@aiya.org.au

Emily Logan – South Sulawesi Committee Vice President 

 Emily bekerja selama beberapa tahun di industri hortikultura sebelum menyelesaikan gelar master linguistic terapan di Universitas Monash pada tahun 2012. Sejak saat itu, dia pindah ke Makassar dimana dia belajar Nahasa Indonesia dan menikmati berjelajah budaya lokal. Ketika dia lancar, dia berencana untuk mengejar gelar doktornya dalam penelitian dan pengembangan bahasa minoritas. Makassar adalah tempat yang sempurna, sebagai kota terbesar dimana pulau ketiga yang paling beragam secara bahasa di dunia. Emily sangat antusias dengan kesempatan yang diberikan AIYA untuk berinteraksi dengan pemuda di Makassar dan berkontribusi pada hubungan bilateral Australia Indonesia.

Emily worked for several years in the horticulture industry before completing a Master of Applied Linguistics at Monash University in 2012. She has since moved to Makassar where she is studying Indonesian and enjoying exploring the local culture. Once she is fluent, she plans to pursue a PhD in minority language research and development. Makassar is the perfect base, as the largest city on the third most linguistically diverse island in the world. She is excited about the opportunity AIYA provides to interact with youth in Makassar and contribute to the Australia Indonesia bilateral relationship.

  

Muhlis Ismail Kasim (Muce) – South Sulawesi Committee Treasurer 

 Muce sekarang sedang berkuliah di program studi psikologi Univeristas Negeri Makassar (UNM). Muce adalah salah satu mantan pengurus di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi UNM dan Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia wilayah IV selama dua periode. Sehari-hari, Muce banyak menghabiskan waktunya di kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai pemateri, pantia pelaksana, atau relawan. Selain itu, Muce juga merupakan salah satu pendiri komunitas IT yg dimaksud berbasis kemanusiaan, yaitu Psychograph. Besar harapan Muce untuk tetap berusaha dan berkontribusi ke masyarakat dengan membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.

Muce is currently studying psychology of Universitas Negeri Makassar (UNM). Muce is an ex-committee members of the Psychology Student Board of UNM and the Association of Indonesian Psychology Students Region IV. In his daily life, Muce spends his time  actively involved in social and humanitarian activities such as being a speaker, committee member, and volunteer. In addition to this, Muce is also one of the co-founders of an IT based community called Psychograph. Muce hopes to always strive and contribute to society by helping to educate the youth.

Chaerul Anwar – South Sulawesi Committee Communication Officer

 Chaerul Anwar, merupakan alumni prodi manajemen dari UIN Alauddin Makassar dan merupakan co-founder sebuah perusahaan IT & Desain yang berbasis di Kota Makassar. Selain bekerja di dunia IT, dia telah terlibat di beberapa proyek yang berskala nasional seperti Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2016 dan 2017 sebagai pemeriksa dan verifikator desain Alat Peraga Kampanye (APK) dari beberapa Kota-Kabupaten dan Provinsi di Indonesia. Selain bergelut dengan dunia profesional, dia juga menyenangi kegiatan outdoor seperti mendaki gunung dan menjelajah alam yang dia padukan dengan hobby Photography-nya. Dia juga telah terlibat di beberapa kegiatan yang bertemakan sosial dan pendidikan seperti Palang Merah Indonesia, WWF Indonesia dan Kelas Inspirasi – Indonesia Mengajar.

Chaerul is an alumnus of management studies from UIN Alauddin Makassar. He is a co-founder of an IT and Design Company based in Makassar. Apart from working in the IT industry, he has been involved in several national-scale projects like the Regional Head Election in 2016 and 2017 as an inspector and verifier of Campaign Visualization Tools in several cities and regencies in Indonesia. Besides his professional career, he enjoys outdoor activities such as mountain climbing and nature exploration combined with photography. He also has participated in several social and educational activities such as the Indonesian Red Cross, WWF Indonesia, and Inspiration Class – Teaching Indonesia.

Mudassir Hasri Gani (Acil) – South Sulawesi Committee Event Officer 

 Mudassir Hasri Gani yang sering kerap di sapa Acil merupakan lulusan sarjana jurusan psikologi dari Universitas Negeri Makassar. Keseharian Acil sering berkecimpung di dunia sosial dengan langkah konkret mendirikan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang bernama Lembaga Kajian Peduli Anak dan Remaja Celebes (LKPARC). Acil sekarang aktif di event projects “Vipro Communication” yang mempromosikan perfilman Indonesia. Acil juga sering tergabung dalam tim selection perekrutan calon-calon karyawan perusahaan. Acil merupakan salah satu keluarga angkat Makassar untuk peserta AIYEP di tahun 2017 dan pengalaman tersebut membuatnya ingin berpartisipasi di AIYA karena ingin berinteraksi lebih banyak dengan pemuda Australia. Saat ini Acil sedang fokus untuk membangun bisnis.

Acil is a psychology graduate from Universitas Negeri Makassar (UNM). In his daily life, Acil is often involved in social and humanitarian activities that led him to establishing a non-for-profit organisation called the Celebes Institute for the Study of Care of Children and Adolescents (LKPARC). Acil is also active in event projects like “Vipro Communication” that promotes Indonesian cinema. Furthermore, Acil is often hired to recruit prospective employees to determine their suitability for positions. Acil’s family was one of the Makassar hosts of AIYEP participants in 2017 and this experience has made him want to participate in AIYA as he wants to engage more with Australian youth. Currrently, Acil is focusing on building his own venture.

Ahmad Fadli Mappeaty (Oli) – South Sulawesi Committee Event Officer 

 Oli adalah mahasiswa hubungan internasional di Bosowa University Makassar. Oli merupakan sosok yang senang bergaul dan cenderung menyukai berbagai aktivitas sosial baik yg dilaksanakan di dalam maupun di luar kampus. Saat ini, Oli merupakan anggota dari himpunan mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Bosowa yang menjabat sebagai koordinator hubungan masyarakat. Keikutsertaannya sebagai keluarga angkat untuk AIYEP di Makassar membuat dirinya tertarik untuk bergabung di AIYA karena ingin mempererat hubungan bilateral Australia-Indonesia dan memperluas pertemanannya dengan pemuda Australia.

Oli is currently a student of international relations at Bosowa University, Makassar. Oli is a very sociable person who likes to be involved in a variety of activities, both inside and outside of his campus. Oli is an executive member of the Association of International Relations Students of Bosowa University as the public relations coordinator. His involvement as a host with his family for AIYEP participants in Makassar developed his interest in joining  AIYA because he wants to strengthen Australia-Indonesia relations and expand his friendship with Australian youth.

Last Updated 19th July 2017.