Q&A Australia Awards bersama Febe Amelia

Posted on 11 April, 2019


Selamat datang kembali!

            Minggu ini bergabung bersama kita Presiden AIYA Chapter NSW, Febe Amelia Haryanto, yang juga merupakan peraih Beasiswa Australia Awards tahun 2017. Febe yang tengah menyelesaikan studi tahun akhirnya, memaksimalkan waktu yang tersisa untuk berbagi mengenai pengalamannya kepada para pendaftar Indonesia sebelum pendaftaran beasiswa Australia Awards ditutup pada 30 April 2019. Melalui sesi Q&A ini, Febe membagikan wawasannya mengenai beasiswa ini melalui pengalaman pribadinya, yuk cari tahu!

Mengenai Australian Awards Scholarships (AAS): merupakan beasiswa yang diberikan oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan kepada para para pelajar dari negara-negara yang memiliki hubungan bilateral dan mitra kerja dengan pemerintah Australia. AAS menyediakan kesempatan kepada para pelajar untuk meneruskan studi sarjana dan pasca-sarjana di univeristas-universitas Australia yang berpartisipasi serta institusi pendidikan lainnya seperti Technical and Further Education (TAFE). Lengkapnya dapat dibaca di sini.

Febe menyambut kedatangan murid-murid internasional pada Lord’s Mayor 2018
credit: City of Sydney


Q: Boleh kenalan dan cerita mengenai kesibukan Febe?

A: Hallo semuanya! Sekarang saya sedang menyelesaikan dua semester akhir di UNSW Sydney mengambil Master di Commerce dengan spesialis ganda yaitu Global Sustainability & Social Enterprise dan Innovation & Entrepreneurship. Sebelum datang ke Australia, saya pernah bekerja di Jawara, sebuah perusahaan sosial di Indonesia.

Dengan ketertarikan saya yang besar dalam pengembangan pemuda dan sosial ekonomi, saya pernah menjadi guru sukarela selama setahun di daerah terpencil dengan bergabung dengan sebuah NGO pendidikan ternama di Indonesia. Dikirim ke Pulau Tanimbar, saya bersama pemangku daerah setempat bekerja mengembangkan solusi berbasis bukti untuk menyelesaikan permasalahan pendidikan di sana.

Q: Bagaimana awalnya mengetahui AAS?

A: Dulunya saya bermimpi untuk belajar di luar negeri dengan berbagai alasan. Saya ingin merasakan bagaimana rasanya terekspos oleh kebudayaan luar, merasakan seperti apa hidup di negara luar dan bagaimana cara hidup/kerja mereka di sana. Karena saya tidak berasal dari keluarga berada, saya sering mencari tahu beasiswa-beasiswa apa saja yang dapat memfasilitasi saya untuk studi di luar negeri. Beberapa teman saya pun mendapatkan beasiswa AAS dan mengajurkan saya untuk mendaftar.

Q: Kenapa Febe memilih AAS dan bukan beasiswa lainnya?

A: AAS menawarkan lebih banyak manfaat dibandingkan beasiswa-beasiswa lainnya. Selain menanggung biaya studi secara penuh, AAS juga menyiapkan para siswa dengan kehidupan universitas dengan menyediakan pelatihan pra-pemberangkatan. Di sana kemampuan menulis akademis, skill presentasi, diskusi dan tentunya kemampuan bahasa inggris saya diasah. Ini sangat membantu sebab saya telah meninggalkan kampus selama bertahun-tahun. Selain itu, secara perkiraan dilihat dari hubungan strategis dan kerja sama di berbagai sektor antara Indonesia-Australia, ini memungkinkan kesempatan kolaborasi dan jaringan kerja yang dapat saya gunakan di masa depan.

Bersama para peraih beasiswa selama persiapan kehidupan studi di Australia

Q: Seperti apa proses pendaftaran beasiswa AAS?

A: daftar online di https://oasis.dfat.gov.au terakhir tanggal 30 April. Kamu akan mendapatkan notifikasi hasil seleksi pada bulan Juli and jika kamu diundang ke seleksi wawancara, kamu harus melalui tahapan seleksi wawancara beserta tes IELTS yang diadakan pada bulan Juli/Agustus.
Hasil dari aplikasi kamu akan diberikan sekitar bulan Agustus jadi tahap-tahap ini memakan waktu sekitar 6 bulan.

Q: Faktor apa saja yang berandil dalam kesuksesan aplikasi Febe?

A: (1) Tahu apa yang kamu inginkan dan kenapa kamu menginginkannya (ini termasuk universitas apa dan jurusan apa yang akan kamu ambil). Jadi, siapkan waktu lebih untuk melakukan riset dan mempertimbangkan baik-baik. Memiliki pemahaman yang jelas mengenai bagaimana studi yang telah dilakukan dapat berkontribusi ke aspirasi pribadi dan persionalmu sangat lah penting.

(2) Tahu apa yang diinginkan oleh pihak beasiswa: kualitas-kualitas apa saja yang komite beasiswa cari; ekspektasi apa saja yang mereka tuntut selepas penerima beasiswa menyelesaikan studi mereka. Ini membantu saya dalam mempersiapkan aplikasi terutama dalam menulis essai.

(3) Kesigapan dalam menyiapkan semua dokumen yang diminta: (a) menerjemahkan semua dokumen-dokumen yand dibutuhkan, (b) mengambil tes IELTS sejak awal, (c) meminta surat-surat rekomendasi setidaknya sebulan sebelumnya. Luangkan waktu yang cukup dalam menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan mengingat Anda akan bergantung pada pihak lain dalam menyelesaikan segala proses ini.

Q: Faedah tambahan apa saja yang Febe dapatkan?

A: Supplementary Academic Support (SAS), yang dapat digunakan untuk menggantikan mata kuliah yang relevan. Untuk para peraih beasiswa dari Indonesia, tersedia banyak sekali program-program On-Award Enrichment yang bisa kalian partisipasi (biasanya melalui proses seleksi), seperti menghadiri konferensi dan seminar. Ini juga merupakan bagian dari kesempatan untuk memperluas jaringan kerja di masa depan yang strategis, bertemu dengan para peraih beasiswa lainnya, alumni atau para ahli/praktisioner di bidang kerja/studi mereka.

Menghadiri salah satu program On-Award Enrichment sebagai bagian dari beasiswa


Q: Di tahun terakhir menyelesaikan beasiswa AAS, jika melihat kembali ke diri di kala baru memulai, bagaimana pengalaman ini membentuk pribadi Febe sekarang?

A: Tak hanya membantu dalam memperluas wawasan dan memperbaiki skill di bidang studi, beasiswa ini juga mengembangkan soft skill yang saya yakini diperlukan di abad ke-21 ini, seperti kesadaran akan lintas-budaya, kecakapan dalam memecahkan masalah serta kemampuan dalam berpikir secara kritis melalui keterlibatan dalam aktivitas-aktivitas di dalam mau pun luar kampus. Saya juga belajar untuk menjadi lebih menghargai dan berpikir terbuka sebab secara umum orang-orang di sini pun demikian. Terakhir, saya terinspirasi dengan berbagai hal yang bekerja dengan lebih baik di sini dan saya tidak sabar untuk menerapkan apa yang telah saya lihat dan pelajari untuk dikontribusikan dalam pembangunan sosial mau pun ekonomi di negara saya.

Q: Tips-tips penting yang ingin dibagikan?

A: Jadilah sejati dirimu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan di formulir aplikasi. Kamu lah yang paham mengenai alasan-alasan di balik pilihan Universitas tujuan, kenapa kamu ingin mendalami studi pilihan dan yang terpenting adalah apa yang ingin kamu lakukan di depan. Riset, riset dan pertimbangkan baik-baik. Persiapkan dari awal 🙂 Mintalah orang-orang yang kamu percayai untuk mengulas aplikasimu.

Q: Menurutmu bagaimana kesempatan dari Pemerintah Australia yang diberikan kepada para pelajar Indonesia ini dapat membantu hubungan kedua negara secara luas?

A: Kita lah yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan di bidang kerja/studi kita masing-masing. Pembinaan yang ditempuh melalui jalur beasiswa ini kelak akan membuka potensi kerja sama serta kolaborasi kerja di bidang yang relevan oleh kedua negara.

Q: Kenapa sih kesempatan ini tidak boleh dilewatkan?

A: AAS adalah beasiswa yang sangat suportif dan loyal. Selain itu, masa depan adalah Asia. Australia secara umum memiliki fokus yang besar di negara-negara Asia sehingga kelak akan tersedia banyak kesempatan-kesempatan kolaborasi strategis dari sektor riset hingga praktek.

Q: Mengambil studi di luar negeri tidak melulu gembira dan menyenangkan, nasihat apa yang Febe harap dulu dibekali sebelum pemberangkatan yang mewakili tantangan yang dihadapi?

A: Hmm, Ini pertanyaan yang bagus. Saya rasa tantangan-tantangan yang saya hadapi sangat umum seperti yang lainnya: cuaca (musim dingin diperparah oleh angin yang bertiup secara konstan!), makanan (saya dapat beradaptasi dengan cepat sebab saya sangat tertarik untuk mencoba berbagai macam makanan di sini tapi ada kalanya saat saya rindu akan masakan rumah Ibu saya), bahasa (terkadang orang-orang Australia berbicara terlalu cepat dan kurang jelas :p)

Q: Rencana masa depan dan hal-hal lain yang ingin ditambahkan?

A: Berkontribusi dalam pengembangan sosialekonomi, khususnya dengan mendukung ekosistem organisasiusaha sosial agar mereka dapat tumbuh dan berkembang 🙂

Tim AAS #team2017

Terima kasih Febe sudah berbagi bersama kami!
​Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai beasiswa AAS, Febe membuat beberapa video yang barangkali menjawab pertanyaanmu.