Yogyakarta

Posted on 27 August, 2013

10342431_515349708637312_8277927598619516381_nCabang Yogyakarta dimulai oleh berberapa mahasiswa dari Australia dan Indonesia pada tahun 2014, dan sedang berkembang sejak waktu itu.

Kami sangat senang bisa mengumpulkan pemuda-pemudi yang bersemangat dan bertalenta untuk bekerja keras mengembangkan sebuah organisasi yang berpotensi menjembatani para pekerja seni, wisatawan, pelaku bisnis, universitas dan pemuda.

Silakan kilk ‘Like’ pada Facebook kami untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai acara, kesempatan dan aktivitas untuk pemuda Australia dan Indonesia di Yogyakarta!

Facebook: Australia Indonesia Youth Association – Yogyakarta

Twitter: @AIYAYogyakarta

Instagram: @aiya.yogyakarta

Email: yogyakarta@aiya.org.au

Anggota Komite

Nadia F. Romadhona – Presiden

Nadia, yang lebih senang dipanggil Dhona adalah mahasiswa bahasa Korea yang memiliki ketertarikan dalam isu-isu internasional dan hubungan antar negara. Setelah mengikuti program pertukaran pelajar di Korea, mendapatkan banyak pemikiran dari teman-teman berbagai negara dan mengikuti banyak program berskala internasional di sana, dia merasa bahwa permasalahan antar bangsa dapat diselesaikan apabila setiap negara memiliki rasa saling percaya dan saling memahami. Dengan mengikuti AIYA, dia berharap dapat menjadi jembatan antar kedua negara dan mempelajari budaya baru untuk mewujudkan masyarakat global yang saling memahami antar sesama

Zoe Croucher – Wakil Presiden dan Bendahara

Zoe adalah mahasiswa di jurusan Politik, Filsafat dan Ekonomi / Diploma Bahasa di La Trobe University di Melbourne. Setelah tumbuh besar di daerah regional dia pindah ke Melbourne untuk mempelajari bahasa Indonesia dan ekonomi. Sekarang ia menghabiskan waktu satu tahun di UGM di Yogyakarta sebagai penerima beasiswa New Colombo Plan 2018. Dia berharap dengan menjadi seorang ekonom dengan pemahaman mendalam tentang ekonomi Indonesia, dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan para pemangku kepentingan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, ia akan dapat memainkan peran aktif dalam membawa kedua negara menjadi lebih dekat. Zoe bergabung dengan AIYA karena dia percaya ini adalah organisasi fantastis yang menyediakan wadah untuk pemuda yang bergairah supaya terhubung dan saling belajar dari satu sama lain sembari memajukan hubungan Australia-Indonesia.

Kate Thresher – Sekretaris

Kate memiliki gelar sarjana di Bachelor of Arts jurusan Bahasa Indonesia. Dia sekarang sedang berusaha menyelesaikan penghargaannya dalam studi Asia dan juga di tahun terakhirnya sebagai mahasiswa hukum. Kate adalah seorang penerima beasiswa Colombo Plan yang saat ini belajar di Universitas Gadjah Mada di fakultas hukum sebagai mahasiswa pertukaran pelajar. Dia memutuskan untuk bergabung dengan AIYA karena dia mengakui karya hebat yang dilakukan AIYA dan ingin berkontribusi untuk menciptakan keterlibatan yang berarti antara orang muda Indonesia dan Australia. Kate sangat berharap untuk bertemu orang-orang baru dan banyak belajar dalam peran barunya sebagai sekretaris AIYA Yogyakarta.

Caitlin Quinn – Petugas Komunikasi

Caitlyn saat ini mempelajari Media and Communication (jurusan Jurnalisme) di Universitas Swinburne University di Melbourne. Ia merasa sangat beruntung dapat belajar sebagai siswa pertukaran di Universitas Gadjah Mada di mana ia belajar hubungan internasional dan Bahasa Indonesia. Dia sangat bersemangat menjadi petugas komunikasi untuk AIYA Yogyakarta. Dia bergabung dengan AIYA untuk melatih bahasa Indonesia dan bertemu teman-teman baru ketika dia belajar di Indonesia.

Satrio Rendi – Petugas Komunikasi

Satrio Rendi Pradana, tetapi lebih sering disapa Satrio atau Rendi, adalah lulusan mahasiswa dari salah satu sekolah tinggi pariwisata di yogyakarta. Dia sekarang bekerja di salah satu hotel di Yogyakarta, dan juga sebagai seorang freelancer pemandu wisata. Selain itu, dia juga aktif sebagai member di salah satu komunitas bahasa di indonesia (Polyglot Indonesia Chapter Yogyakarta). Setelah mendapatkan beberapa pengalaman dari program magang dan bekerja selama masa study, dia merasa bahwa pelayanan yang memuaskan di dalam bidang jasa dapat di lakukan dengan cara mengerti kebudayaan dari setiap orang tempat dari mana mereka berasal. Dengan mengikuti AIYA dia berharap akan menambah banyak jaringan serta menambah wawasan serta sudut pandang yang berbeda antara kedua negara mengenai waktu luang dan cara berlibur, yang berkaitan dengan jurusan nya dalam mempelajari budaya berlibur. Dia ingin mengetahui lebih banyak tentang budaya berlibur orang Australia dari  mahasiswa Australia yang sedang melaksanakan pertukaran pelajar di Indonesia terutama di Yogayakarta. Dengan mengikuti AIYA, dia juga berharap dapat mempelajari lebih banyak hal mengenai sudut pandang  serta budaya yang berbeda antara kedua negara dalam berwisata dan juga untuk mendapatkan akses mengenai informasi agar dapat melanjutkan studi ke Australia.

Mia Dunphy – Petugas Proyek

Mia adalah mahasiswa semester terakhir di Community Developmenet, jurusan International Development. Dia belajar di Yogyakarta selama satu semester di Hubungan Internasional dan juga ia menjadi petugas divisi Community Development di AIYA, Yogyakarta. Mia bergabung dengan AIYA karena ia sangat tertarik dengan hubungan Australia-Indonesia dan tentang proyek-proyek pembangunan lokal yang terjadi di Indonesia. Dia berharap untuk terlibat dan mendukung inisiatif lokal di Yogyakarta dengan masyarakat yang lebih luas, dan membawa lebih banyak kesadaran untuk organisasi berbasis komunitas yang berbeda.

Puspita Wardhani – Petugas Proyek

Tata adalah mahasiswi jurusan ilmu hukum di Universitas Gadjah Mada. Saat ini, ia mengambil konsentrasi hukum internasional sebagai fokus studinya. Pengalamannya mengikuti beberapa shortcourse bersama mahasiswa dari Australia membawanya tergabung bersama kawan-kawan AIYA.  Perempuan yang bercita-cita menjadi diplomat ini merupakan bagian dari tim Community Development Project Officer. Dia sangat senang ditempatkan di divisi ini karena ia dapat mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitar.

Isobel Morton – Petugas Pendidikan

Issy saat ini sedang menempuh pendidikan sarjana Seni di jurusan bahasa Indonesia di Universitas Sydney. Dia sekarang menyelesaikan semester kedua di UGM di mana dia belajar di Fakultas Ilmu Budaya. Dia telah menjadi anggota AIYA Yogyakarta sejak Febuary dan menikmati perannya sebagai petugas Language Exchange.

 

Edwin Salim – Petugas Proyek

Edwin Salim adalah seorang fresh-graduate jurusan Arsitektur dari Universitas Gadjah Mada, dan sekarang bekerja sebagai arsitek junior di salah satu konsultan arsitektur di Yogyakarta. Seorang public speaking enthusiast, Edwin merupakan Tokopedia Student Ambassador batch 4, partisipan UGM-University of Sydney Summer Program mengenai Culture-Architecture-Urbanism di Yogyakarta, dan merupakan english orator & debater. Menjadi bagian dari AIYA Yogyakarta, ia ingin mengembangkan diri di lingkungan penuh keragaman, serta mengajak orang-orang muda Indonesia, khususnya Yogyakarta, untuk memenuhi potensi diri di lingkup global.

Rae Anderson – Petugas Olahraga

Hei, saya Rae! Saya belajar Seni, jurusan Studi Indonesia dan Studi Asia Tenggara di Universitas Sydney. Di luar universitas, saya berlatih dan bertanding di dua olahraga favorit saya, Atletik; Discus dan Javelin, dan Snow Skiing; Slalom dan Giant Slalom. Saya telah berlatih dan berkompetisi di seluruh dunia termasuk Rio 2016 dan Comm Games Glasgow 2014. Karena olahraga dan kecintaan saya pada budaya dan bahasa Indonesia, saya bekerja untuk dua organisasi non profit. Saya adalah Operations Director untuk Unibridge Project, sebuah platform online, real-time untuk siswa AIYA untuk terlibat dalam pertukaran bahasa dan budaya dengan siswa di seluruh Australia dan Indonesia. Organisasi non-profit kedua saya adalah oganisasi yang mencari dan mendukung anak-anak penyandang cacat fisik untuk berpartisipasi dalam olahraga. Kami menyediakan jaringan multi-faceted profesional khusus olahraga dan mentor kepada anggota kami untuk membuat mereka aktif dan senang bermain olahraga. Saya bersemangat untuk diminta menjadi koordinator olahraga di AIYA Yogyakarta karena kecintaan saya pada pembelajaran bahasa dan juga cinta saya untuk melihat orang-orang bersenang-senang, aktif dan mendapatkan teman baru.

Indra Wibawa – Petugas Olahraga

Indra Wibawa adalah seorang lulusan dari Departemen Politik Pemerintahan FISIPOL UGM. Sekarang dia bekerja di Design for Dream, sebuah start-up bisnis yang bergerak dalam pemberdayaan difabel melalui entrepreneurship. Sebagai seorang difabel, Indra juga aktif sebagai para-athlete di cabang olahraga atletik. Sepulang mengikuti kegiatan internasional Sport Visitor Program di University of Illinois, Amerika Serikat, Indra memiliki ketertarikan dengan forum lingkungan internasional. Indra bergabung dengan AIYA memiliki motivasi untuk meningkatkan kemampuannya dalam berinteraksi dengan lingkungan internasional dan berkegiatan dengan komunitas melalui pemahaman lintas budaya.

Ahmad Rezha – Petugas Olahraga

Ahmad Rezha adalah mahasiswa ilmu komputer tahun terakhir di Universitas Gadjah Mada. Ia memiliki gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Islam Indonesia. Saat ini, ia bekerja sebagai manajer toko di Opposite Coffee Yogyakarta. Membentuk kemampuannya untuk menangani masalah, dia telah bekerja dan hidup dengan tim lintas budaya dan keluarga di Eropa. Rezha bergabung dengan AIYA Yogyakarta untuk menginspirasi semua mahasiswa dan pemimpin muda Indonesia untuk lebih aktif dalam menghadapi lingkungan internasional.


Yogyakarta Language Exchange

Last Updated 09 October 2018.


Yogyakarta Language Exchange

Last Updated 09 Oktober 2018.